Click to listen highlighted text!
Breaking News
Home » Berita

Berita

teleconfrence di polres medan belawan

KPU Kota Medan diundang untuk mengikuti kegiatan teleconfrence terkait kesiapan pemilu 2019 di kantor Polres Belawan, KPU Kota Medan diwakili oleh Komisioner Edy Suhartono, 25 september 2018

Mahasiswa USU 1 bulan PKL di KPU kota Medan

Praktek kerja lapangan (PKL) adalah salah satu bentuk implementasi secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di strata 1 (S1) dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung di dunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu. Tujuan dari dilaksanakannya PKL untuk mencari pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya dan PKL merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan S1  ilmu politik Universitas Sumatera Utara.

 

Karena itu, mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang saat ini sedang melakukan kegiatan PKL ke berbagai instansi yang sesuai dengan jurusannya terhitung sejak 09 Juli 2018 hingga 09 Agustus 2018. Dalam pelaksanaan mahasiswa jurusan Ilmu Politik melaksanakan PKL di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Medan. Adapun kelompok yang PKL di KPU itu sendiri terdiri dari Egi,Selvia,M Reza,Agrayna, dan Vebi.

 

Pada saat ini,KPU Kota Medan sedang melaksanakan penerimaan berkas calon anggota DPRD kota Medan. Sejauh ini belum ada calon yang memberikan berkasnya kepada pihak KPU Kota Medan. Mengingat periode sebelumnya partai politik yang mewakilkan calon legislatif menyerahkan berkasnya diakhir batas waktu pendaftaran. Hal ini yang menjadi alasan KPU kota Medan membuka pendaftaran di hari terakhir sampai pukul 24:00 WIB, padahal pendaftaran Bacaleg sudah dibuka sejak 04 Juli 2018.

 

Harapan kami agar kedepannya para Bacaleg untuk mempercepat proses pendaftaran mereka dengan tidak menunda-nunda penyerahan berkas.

Jumlah daftar pemilih sementara (DPS) Kota Medan untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 berjumlah lebih dari 1.5 Juta Jiwa.

“Atau tepatnya sebanyak 1.513.835 jiwa. Rinciannya 744.360 jiwa laki-laki dan 769.475 jiwa perempuan,” kata Ketua KPU Medan, Herdensi Adnin, Sabtu (17/3).

Rekapitulasi DPS Kota Medan itu didapat berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan pada 20 Januari-18 Februari 2018 lalu.

Pada 24 Maret 2018, lanjutnya, akan umumkan DPS dari tiap-tiap kelurahan di kantor-kantor lurah se-Kota Medan.

Selain itu, ia juga meminta kepala lingkungan di seluruh Kota Medan agar DPS ditempel di lokasi strategis untuk dapat dilihat warganya.

Setelah itu, warga Kota Medan supaya mengecek dan memberikan tanggapan karena bagi yang belum terdata bisa melapor ke PPS dengan membawa KTP.

“Untuk kemudian akan di catat dan akan dimasukkan ke daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP), yang kemudian menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),” katanya.

Akan tetapi, dari jumlah DPS 1.5 juta jiwa itu, lanjut Herdensi, masih banyak warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Jumlahnya mencapai 26.073 jiwa dengan rincian 13.203 laki-laki dan 12.870 perempuan.

“Data 26 ribu warga Kota Medan yang belum melakukan perekaman KTP elektronik ini sudah kita serahkan kepada Disdukcapil Medan untuk selanjutnya ditindak lanjuti,” pungkasnya

uniknya TPS 12 warga sungai mati

Guna menyemarakkan Pilgub Sumut 2018, beberapa Tempat Pemilihan Suara (TPS) di Kota Medan berlomba-lomba menampilkan hal unik, agar banyak masyarakat lebih antusias untuk mencoblos.

Hal itu yang coba dilakukan TPS 12 yang terletak di Jalan Brigjen Katamso Medan, agar banyak Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah terdaftar maupun warga yang mencoblos menggunakan C6, mau memberikan suaranya di TPS.

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 12, Yunaldi mengatakan bahwa TPS disini setiap tahun memang berusaha untuk menampilkan hal yang unik, agar menarik perhatian dari warga Sungai Mati.

“Antusias memilih warga memang tidak besar, jadi setiap tahun kita berusaha membuat TPS supaya menarik,” kata Yunaldi di TPS 12, Rabu (27/6/2018).

“Kali ini kita ambil beberapa etnik yang ada di Sungai Mati. Seperti ada etnis Chinese, India, Minang, Jawa, Mandailing, Melayu dan etnis lainnya,” sambungnya.

Yunaldi menjelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk menarik perhatian dari para warga yang akan memilih di TPS 12. Karena baru kali ini di TPS 12 ramai warga berbondong-bondong melakukan pencoblosan.

“Kita memiliki 501 DPT, kali ini sudah 220 warga yang mencoblos. Kalau melihat hingga saat ini, DPT yang hadir tidak akan tercapai. Karena kita dapat kabar ada beberapa warga yang masih mudik serta ada yang menerima tapi belum tahu datang atau tidak,” ungkapnya.

“Upaya sudah kita maksimalkan dan bentuk pengumuman di buat unik. Seperti karikatur dengan bahasa-bahasa ala anak Medan. Pokoknya 5 hari sebelum hari H, sudah kita sebar pengumuman,” ujarnya.

 

 

 

 

Pilkada sumut berjalan mulus ucapkan terimakasih kepada semua pihak

Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara sudah dilaksanakan, dan pelaksanaannya berjalan aman dan kondusif, meskipun penyelenggara pemilu (KPU) masih melaksanakan proses tahapan dengan melakukan rekapitulasi suara.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpaw didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pelaksanaan Pilgub se Sumatera Utara berjalan sesuai rencana, tidak ada masalah yang berarti, semuanya berjalan aman.

“Ya, terimakasih buat semuanya, karena menjaga kondusifitas dan keamanan dalam pelaksanaan pesta demokrasi,” katanya, Jumat (6/7/2018).

Pilgub Sumut diikuti dua pasangan calon yaitu nomor urut satu Edy Rahmayadi berpasangan dengan Musa Rajekshah dan nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat berpasangan dengan Sihar Sitorus.

Hingga saat ini, katanya, proses penghitungan suara masih dilakukan di tingkat KPU Sumut, meskipun ditingkat kelurahan dan kabupaten / kota sudah selesai.

Paulus mengimbau, agar pasangan calon, tim kampanye dan masyarakat umumnya menunggu pengumuman KPU Sumut.

“Ya ditunggu saja pengumuman resminya, karena KPU yang berhak mengumumkan, bukan yang lain,”ujarnya

Hingga saat ini personil polisi yang di BKO kan untuk mengamankan pelaksanakan Pilgub dan pilkada serentak masih berada di wilayah kerja masing-masing, menunggu semua tahapan selesai.

“Sekali saya ucapkan terimakasih buat semuanya, polisi, TNI, pramuka, penyelenggara, pasangan calon maupun masyarakat yang membantu menjaga Sumut tetap aman dan damai,” kata Waterpauw.

 

Keputusan KPU Tentang Jadwal Tahapan Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi dan Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Periode Tahun 2018-2023 Tahap IV

Jakarta, kpu.go.id – Keputusan KPU RI Nomor 347/PP.06-Kpt/05/KPU/V/2018 Tentang Jadwal Tahapan Pelaksanaan Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi dan Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Periode Tahun 2018-2023 Tahap IV  Klik Di Sini

KPU KOTA MEDAN TENTUKAN LOKASI PEMASANGAN APK PILGUBSU 2018

KPU Kota Medan melaksanakan RApat koodinasi terkait dengan Data Lokasi pemasangan APK pada Pilgubsu 2018 di Aula Kantor KPU KOTA MEDAN, 21-3-2018, adapun turut diundang adalah Kanwil Kemenkumham, Kapolres Belawan, Tim Pasangan Calon masing masing dari nomor.1 dan nomor 2, Panwaslih, Satpol PP , Polrestabes Medan , diakhir kegiatan KPU Kota Medan membagikan salinan  berkas lokasi alat peraga kampanye pilgubsu 2018 ke masing masing undangan.

KPU Lantik PPK dan PPS se Kota Medan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan melantik badan ad hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada seluruh kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota Medan. Pelantikan ini ditandai dengan pengambilan sumpah janji seluruh anggota PPK dan PPS di Gedung Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Jalan AH Nasution, Selasa (13/3).

Ketua KPU Kota Medan, Herdensi Adnin dalam laporannya mengatakan jumlah anggota PPK yang dilantik yakni 73 orang dan jumlah PPS sebanyak 441 orang.

“Mereka akan bertugas pada Pemilu 2019,” katanya.

Sementara itu, anggota KPU Medan Pandapotan Tamba menjelaskan anggota PPK dan PPS yang dilantik hari ini sebagian diantaranya merupakan petugas yang sudah pernah bertugas pada pemilu. Mereka dinyatakan lolos dan layak untuk kembali menjadi PPK dan PPS berdasarkan evaluasi yang dilakukan terhadap kinerja mereka pada pemilu sebelumnya.

“Artinya kita sangat yakin mereka sudah siap melaksanakan pekerjaan mereka untuk Pemilu 2019,” ujarnya.

Pelantikan ini dihadiri oleh unsur Pemko Medan, Polrestbaes Medan, Dandim 0201/BS dan juga dihadiri oleh Panwaslu Kota Medan

KPU Medan Tawarkan Dua Opsi Soal Perubahan Dapil Pileg 2019

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba mengatakan dalam rapat ini mereka akan menyampaikan dua opsi terkait penataan dapil dan alokasi kursi tersebut. Opsi pertama yakni adanya pergeseran jumlah kursi pada beberapa daerah pemilihan.

“Opsi pertama yakni jumlah kursi dari pemilu 2014 lalu berubah dimana dapil I menjadi 10 kursi dari sebelumnya 11 kursi. Kemudian dapil V menjadi 12 kursi dari sebelumnya 11 kursi,” katanya.

Sementara itu opsi kedua yang akan disampaikan menurutnya yakni mengenai perubahan kecamatan pada dua dapil. Dalam hal ini Kecamatan Medan Sunggal akan dimasukkan dalam dapil III dan Kecamatan Medan Baru akan dikembalikan ke dapil II.

“Kursi dari masing-masing dapil yang berubah itu juga akan berubah dari dapil I sebanyak 11 kursi dari sebelumnya 10 kursi dan dapil V sebanyak 12 kursi dari sebelumnya 11 kursi,” ujarnya.

Meski terjadi perubahan dapil dan alokasi kursi, namun secara keseluruhan menurutnya tidak terjadi perubahan jumlah kursi di DPRD Kota Medan. Setelah perubahan tersebut jumlah kursi di DPRD Medan menurutnya tetap 50 kursi dengan rincian 11 kursi dari dapil I, 10 kursi dari dapil II, 9 kursi dari dapil III, 8 kursi dari dapil IV dan 12 kursi dari dapil V.

“Semua ini didasarkan pada 7 prinsip yakni kesetaraan nilai sara ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam satu wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan,” demikian Pandapotan Tamba

USULAN PENATAAN DAERAH PEMILIHAN DAN ALOKASI KURSI ANGGOTA DPRD KOTA MEDAN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019

Berdasarkan PKPU Nomor 7 tahun 2017 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal  Penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2019, PKPU Nomor 16 tahun 2017 Tentang  Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten/Kota dalam  Pemilihan Umum, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor  13/PL.01,3-Kpt/03/KPU/l/2018 Tentang Jumlah Penduduk Kabupaten/Kota dan Jumlah  Kursi DPRD Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum tahun 2019 dan Keputusan  Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 18/PP.02-Kpt/03/KPU/l/2018  Tentang Petunjuk Teknis Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD  Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum. Berdasarkan hal tersebut diatas KPU Kota Medan mengumumkan Usulan  Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Medan  dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

1. Pengumuman Surat  no. 82 I PL.01.3-Pu/1271/ KPU-Kot/1 / 2018 tentang USULAN PENATAAN DAERAH PEMILIHAN DAN ALOKASI KURSI ANGGOTA DPRD KOTA MEDAN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019

 

2.USULAN PENATAAN DAERAH PEMILIHAN DAN ALOKASI KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM Dl TINGKAT KABUPATEN/KOTA (1 )

3.   USULAN PENATAAN DAERAH PEMILIHAN DAN ALOKASI KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM Dl TINGKAT KABUPATEN/KOTA (2)

 

Timber by EMSIEN 3 Ltd BG
Perbesar Huruf
Pilih Warna Kontras
Click to listen highlighted text!