Click to listen highlighted text!
Breaking News


MEDAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan bersama Pemko Medan mulai melakukan penertiban alat peraga kampanye di 13 zona larangan kampanye mulai Kamis (15/11). Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadani Damanik menyebutkan pihaknya sudah menetapkan 13 zona larangan berkampanye. Zona terlarang untuk pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut telah disosialisasikan berulang kali kepada seluruh peserta pemilu. Untuk itu, pihak yang berwenang melakukan penindakan dan penertiban dapat langsung mengeksekusinya. 
Adapun 13 zona larangan tersebut adalah Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Walikota, Jalan Pengadilan, Jalan Kejaksaan, Jalan Lenjend Soeprapto, Jalan Balaikota, Jalan Pulau Pinang, Jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun Kereta Api, dan Jalan Raden Saleh. 
Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap mengatakan selain penertiban APK di 13 zona terlarang, semua bahan kampanye yang berada di pohon, rumah ibadah, tempat pendidikan termasuk bimbingan belajar dan tempat pelayanan kesehatan termasuk praktek dokter pribadi juga dilarang dipasang APK. 
Dalam Apel Penertiban APK dipimpin langsung Kepala Satpol PP Pemko Medan Muhammad Sofyan. Sejumlah spanduk, baliho dan papan reklame yang mengandung unsur kampanye pada 13 zona terlarang tersebut langsung diturunkan. (*)

       

Timber by EMSIEN 3 Ltd BG
Perbesar Huruf
Pilih Warna Kontras
Click to listen highlighted text!